Cara Beli Bitcoin 2021 untuk Pemula

Semenjak keputusan investasi dari Elon Musk, founder dari perusahaam mobil listrik Tesla, terhadap Bitcoin di 2021 sebesar 21 triliun, mata uang digital tersebut semakin populer di dunia. Dampaknya, harga Bitcoin semakin melambung tak terbendung. Secara year-to-date, harga Bitcoin terapresiasi 90%. Sedangkan harga 1 Bitcoin (BTC) hari ini yaitu $55.850 atau dalam rupiah setara IDR 803 juta per keping.

Melihat harga Bitcoin yang terus melonjak, membuat masyarakat tertarik untuk investasi Bitcoin dan bertanya-tanya bagaimana cara beli Bitcoin di 2021, khususnya untuk pemula. Namun, mereka juga bertanya-tanya, apakah sudah terlambat untuk membeli mata uang kripto tersebut? Di dalam berinvestasi, kata “terlambat” bersifat relatif, tergantung seperti apa prospek di masa depan.

Masa depan Bitcoin terlihat cerah. Dunia sekarang mengakui kekuatan teknologi blockchain. Bitcoin terus memperluas basis pengguna dan fungsionalitasnya. Analis setuju bahwa hanya masalah waktu sebelum Bitcoin menjadi mata uang cadangan utama dunia. Baru-baru ini, selain Tesla, banyak perusahaan besar yang mendukung Bitcoin, misalnya seperti Mastercard, BlackRock, BNY Mellon, dan sebagainya. Elon Musk sendiri cukup sering tweet tentang cryptocurrency sebagai bentuk dukungannya. Tweet terbarunya dengan tegas mengatakan bahwa siapapun dapat membeli Tesla dengan Bitcoin.

Beli Tesla dengan Bitcoin

Melihat prospek dan potensi besar dari Bitcoin di masa depan, maka sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk berinvestasi atau menabung Bitcoin. Yang terpenting, Anda memiliki rencana investasi yang baik, bukan asal ikut-ikutan saja.

Bagaimana panduan dan cara beli Bitcoin 2021?

Kami menyajikan dua pilihan bagi Anda untuk memperdagangkan mata uang kripto Bitcoin (BTC), yaitu sebagai berikut:

  1. Beli Bitcoin di platform derivatif, seperti Binomo
  2. Beli Bitcoin di platform crypto exchange, seperti di Capital, eToro, Binance, dll

Panduan Beli Bitcoin di Binomo

Binomo adalah platform trading derivatif. Sederhananya, derivatif adalah produk (aset) turunan yang mengacu pada aset yang mendasarinya (underlying assets). Sebagai contoh, Anda beli Bitcoin di Binomo, maka Bitcoin tersebut adalah produk turunan dari Bitcoin yang diperdagangkan di Bursa Kripto (Crypto Exchange).

Cara beli Bitcoin di Binomo sangat mudah, Ada setidaknya tiga langkah untuk memulai trading online Bitcoin di Binomo, yaitu sebagai berikut.

Pertama, registrasi atau pendaftaran (sign up).

Kedua, setoran awal (deposit), modal minimal hanya Rp 140 ribu.

Ketiga, proses pembelian Bitcoin di platform Binomo.

Kami telah bahas secara lengkap di sini:

Trading Bitcoin di Binomo VS Trading Bitcoin di Exchange

Binomo menyediakan opsi trading dengan kurun waktu mulai dari 5 detik s.d. maksimal 30 hari. Cara kerja trading di Binomo relatif sederhana dan tidak ribet. Anda hanya perlu memperkirakan apakah pergerakan harga Bitcoin akan NAIK atau TURUN dalam kurun waktu tertentu. Trading derivatif Bitcoin di Binomo sangat bertumpu pada kemampuan analisis teknikal. Coba perhatikan gambar berikut:

Contoh ilustrasi: Anda ingin beli Bitcoin di Binomo dengan tujuan trading online dalam kurun waktu 30 detik. Modal Anda Rp 14 juta. Anda ingin open posisi sebesar Rp 14 ribu (lihat panah 1). Berdasarkan analisis teknikal, Anda yakin dalam waktu 30 detik ke depan, harga Bitcoin akan naik. Lalu, Anda dapat klik tombol Hijau (lihat panah 3) – artinya Anda memilih NAIK sedangkan tombol merah adalah perintah TURUN. Gambar pergerakan harga Bitcoin dapat dilihat pada panah 2.

Setelah 30 detik, ternyata perkiraan Anda benar, harga Bicoin berada di titik harga (level) lebih tinggi daripada titik awal (saat Anda klik Panah Atas). Dengan begitu, pilihan Anda benar bahwa harga Bitcoin berhasil naik dalam kurun 30 detik. Anda kemudian akan memperoleh profit (keuntungan). Begitu pun sebaliknya saat Anda memperkirakan harga Bitcoin akan turun. Binomo hanya menyediakan tiga jenis aset crypto, yaitu Bitcoin, Altcoin IDX, dan Crypto IDX.

Sementara itu, perdagangan di platform crypto exchange tidak dibatasi waktu. Artinya, Anda dapat membeli Bitcoin lalu menahan atau menyimpan dalam jangka waktu tidak terbatas. Dengan kata lain, platform Crypto Exchange dapat digunakan untuk trading jangka pendek dan investasi jangka panjang. Sedangkan Binomo khusus untuk trading jangka pendek saja.

Platform Crypto Exchange terpopuler, seperti Capital, eToro, Coinbase, Binance, Indodax, Tokocrypto, dll, menyediakan aset crypto lebih banyak. Contoh, Bitcoin (BTC), Dogecoin (Doge), Ripple (XRP) Ethereum (ETH), dst.

Panduan Beli Bitcoin (BTC) di Crypto Exchange

Cara beli Bitcoin lainnya yaitu melalui bursa kripto atau Crypto Exchange. Ada banyak sekali penyedia layanan crypto alias perusahaan crypto exchange yang dapat dipilih untuk membeli Bitcoin dan altcoin. Misalnya, Capital, eToro, Coinbase, Kraken, Gemini, Binance, Indodax, Tokocrypto, Rekeningku, dll.

Agar lebih bagus, kami menyarankan agar Anda menggunakan broker eToro dan/atau Capital untuk berinvestasi. Selain menyediakan aset kripto, seperti Bitcoin (BTC), Dogecoin (DOGE), Ethereum (ETH), dll., eToro dan Capital juga menyediakan instrumen saham, CFD, ETFs, forex, komoditas, dan indeks. Dengan demikian, hanya dalam satu platform perdagangan, Anda bisa berinvestasi di berbagai aset. Untuk lebih jelas, berikut ringkasan tentang broker eToro dan Capital.

RINGKASAN

Broker

eToro

Capital

Lisensi

1. Cyprus: Cyprus Securities Exchange Commission (CySEC)

2. Australia: Australian Securities and Investment Commission (ASIC)

3. Inggris: Financial Conduct Authority (FCA)

4. Amerika Serikat: National Futures Association (NFA)

1. Cyprus: Cyprus Securities Exchange Commission (CySEC)

2. Inggris: Financial Conduct Authority (FCA)

3. Belarusia: National Bank of the Republic of Belarus (NBRB)

 

Minimal Deposit

$200 atau Rp 2,8 Jutaan

$100 atau Rp 1,4 Jutaan

Jumlah Aset Kripto Tersedia

16 Aset Kripto

25 Aset Kripto

Total Aset Tersedia

Crypto, Saham, ETFs, Forex, Indeks, dan Commodities

Crypto, Saham, ETFs, Forex, Indeks, Futures, Commodities

Akses Platform Trading

Aplikasi Website (Butuh VPN)

Aplikasi Seluler (Tidak Butuh VPN)

Aplikasi Website (Butuh VPN)

Aplikasi Seluler (Tidak Butuh VPN)

Cara Beli Bitcoin di 2021 via eToro dan Capital dapat dilakukan melalui website atau aplikasi seluler. Jika menggunakan akses website, Anda butuh VPN karena Kominfo memblokir situs broker asing. Sedangkan jika menggunakan aplikasi seluler (bisa di-download via Playstore/Appstore), tidak membutuhkan VPN. Pada kesempatan ini, kami akan memberikan panduan cara membeli cryptocurrency Bitcoin via aplikasi seluler.

1. eToro – Platform Perdagangan Sosial Terbaik

Etoro

Daftar di eToro untuk Investasi Bitcoin

Untuk mendapatkan Bitcoin (BTC) via eToro, setidaknya ada tiga tahapan utama yang harus Anda lakukan, yaitu registrasi, deposit, dan pembelian.

a. Proses daftar di aplikasi eToro

Pertama, silakan Anda unduh aplikasi eToro di Playstore atau AppStore.

Lalu, pilih menu sign up untuk melanjutkan pendaftaran.

Selanjutnya, isi username, alamat email, dan kata sandi (password) akun.

Kemudian, centang seluruh informasi terkait kebijakan eToro. Lanjutkan dengan klik create account.

Setelah itu, Anda harus melakukan verifikasi email yang telah didaftarkan sebelumnya. Caranya, silakan buka dan cek kotak masuk gmail yang berisi link verifikasi dari eToro. Anda dapat klik link verifikasi tersebut. Kemudian, Anda secara otomatis akan dipandu masuk ke halaman aplikasi eToro.

Selanjutnya, pilih menu Setting untuk melengkapi profil Anda.

Setting Etoro

Berikut tampilan submenu di menu Profil. Anda harus melengkapi semuanya.

Menu Profile

Anda diminta untuk upload berkas/dokumen pribadi. Untuk data pribadi, silakan menggunakan KTP. Untuk data tempat tinggal, Anda bisa menggunakan tagihan utilitas (listrik, air, telephone) atau bisa juga dengan SIM. Sedangkan untuk data pajak, Anda bisa melampirkan NPWP.

Langkah terakhir yaitu proses verifikasi dari pihak eToro selama 1-3 hari kerja.

b. Proses deposit di eToro

Setelah melakukan pendaftaran, sebelum mengetahui cara beli Bitcoin 2021, Anda wajib melakukan deposit atau setoran awal terlebih dahulu. Caranya sebagai berikut.

Pertama, log in ke dalam aplikasi.

Kedua, pilih Deposit Funds.

Ketiga, isi jumlah deposit. (Minimal $200 atau Rp 2,8 jutaan).

Terakhir, pilih metode pembayaran deposit yang tersedia.

c. Proses beli Bitcoin di eToro

Beli Bitcoin via eToro untuk Pemula

Setelah menyelesaikan pendaftaran dan deposit, Anda sudah dapat membeli Bitcoin (BTC). Caranya sangat mudah, sebagai berikut.

Pertama, log in ke aplikasi.

Kedua, pilih Trade Markets.

Ketiga, klik Filter > Crypto > Coins.

Coins di eToro

Terakhir, silakan pilih crypto Bitcoin (BTC).

2. Capital – Broker Kelas Internasional

Aplikasi Capital.com

Investasi Crypto Bitcoin via Capital

Tidak jauh berbeda dengan eToro, cara beli Bitcoin via Capital juga melalui tiga tahapan, yaitu registrasi, deposit, dan pembelian.

a. Proses daftar di aplikasi Capital

Pertama, download aplikasi Capital via Playstore/Appstore.

Kedua, Anda akan masuk ke menu registrasi. Untuk mendaftar, Anda dapat mengoneksikan ke akun Gmail, FB, atau email. Kami menyarankan agar Anda menggunakan Gmail.

Ketiga, Anda harus melakukan konfirmasi negara Anda, silakan pilih Indonesia. Lalu, centang informasi bahwa Anda adalah warga Indonesia dan bukan penduduk AS.

Keempat, tulis nama lengkap (sesuai KTP).

Kelima, tulis alamat tempat tinggal Anda dengan lengkap: nama jalan, no rumah, kota, dan kode pos.

Keenam, masukkan nomor telepon Anda.

Ketujuh, Pilih pemakaian mata uang: Poundsterling, Dollar AS (USD), atau Euro (EUR).

Kedelapan, pilih “sistem pembayaran” untuk deposit. Pada fase ini, Anda dapat langkung melakukan deposit atau “deposit nanti”.

Sistem Pembayaran di Capital

Kesembilan, jika “deposit nanti”, Anda akan dipandu ke halaman verifikasi identitas. Anda harus melengkapi dan upload dokumen/berkas identitas yang diminta.

Verifikasi Identitas di Capital

Terakhir, Anda akan diarahkan ke halaman utama aplikasi Capital.

b. Proses deposit di Capital

Setelah melakukan pendaftaran, Anda diminta untuk menyetor dana (deposit). Capital menetapkan minimal deposit yang lebih murah dari eToro, yaitu $100 atau Rp 1,4 jutaan. Cara deposit via patform Capital yaitu sebagai berikut.

Pertama, masuk (log in) ke aplikasi Capital.

Kedua, pilih menu Akun.

Ketiga, pilih setoran dana. Anda dapat menggunakan tiga pilihan sistem pembayaran, seperti kartu bank, transfer bank, atau DOKU.

Lanjutkan proses deposit sampai tuntas.

c. Proses beli Bitcoin di Capital

Beli Bitcoin untuk Pemula melalui Capital

Tahap terakhir yaitu cara membeli Bitcoin 2021 via aplikasi Capita, yaitu sebagai berikut.

Pertama, log in ke aplikasi Capital.

Kedua, pilih menu “Perdagangan” > submenu “mata uang kripto”.

Cryptocurrency Bitcoin di Capital

Ketiga, pilih Bitcoin/USD atau bisa juga Bitcoin/EUR.

Mengenal Apa Itu Bitcoin

Bitcoin adalah “sistem uang tunai peer-to-peer” menurut pencipta anonimnya, Satoshi Nakamoto. Tujuan di balik penciptaan Bitcoin adalah untuk menciptakan “sistem transaksi elektronik tanpa mengandalkan kepercayaan”. Bitcoin berhasil dalam tugas ini melalui kombinasi kecerdikan, tekad, dan kecakapan teknologi. Sulit membayangkan dunia tanpa Bitcoin. Saat ini, mata uang kripto pertama dan tersukses di dunia sudah dikenal luas. Ada banyak acara TV, lagu, persembahan, karya seni, dan buku yang didedikasikan untuk penemuan revolusioner ini.

Bitcoin Paper

Terlepas dari semua perhatian ini, kebanyakan orang di dunia tetap tidak mengerti bagaimana protokol ini bekerja, apa yang memberinya nilai, dan mengapa begitu banyak orang terobsesi dengannya. Intinya, Bitcoin itu sederhana, bahkan bisa dibilang elegan. Program revolusioner ini dibangun di atas perkembangan puluhan tahun sebelumnya di sektor mata uang virtual untuk menciptakan mata uang terdesentralisasi yang tahan sensor.

Masalah yang Dipecahkan Bitcoin

Bitcoin tidak memasuki pasar hanya sebagai peluang acak. Bitcoin hadir untuk memerangi beberapa masalah paling mendesak yang dihadapi umat manusia saat ini. Ada pesan inti mendasar di pusat Bitcoin. Ini memberi dunia kemampuan untuk memisahkan negara dari kebijakan moneter. Pesan samar yang terletak di dalam pengkodean blok Genesis Bitcoin membuat tujuan proyek menjadi jelas. Tersemat di coinbase blok ini adalah pesan samar:

“The Times 03 Januari 2009 Chancellor on brink of second bailout for banks.”

Pesan itu sendiri mengacu pada tajuk utama di The Times yang diterbitkan pada tanggal yang sama. Pencipta Bitcoin percaya bahwa kebijakan moneter yang buruk akan membawa dunia ke dalam bencana. Mungkin inilah mengapa Bitcoin hanya menggunakan prinsip keuangan yang baik untuk memastikan nilai dan penggunaannya.

Mengatasi Inflasi

Beli Bitcoin dari Indonesia

Kebijakan moneter yang buruk biasanya menyebabkan inflasi yang tak terkendali. Ketika negara-negara mengalami inflasi, nilai mata uang mereka anjlok. Inflasi dapat menghancurkan ekonomi lokal dan menyebabkan warga negara dibiarkan dalam keadaan terlilit hutang. Seluruh tabungan seumur hidup terhapus pada hari-hari ketika inflasi tidak terkendali. Inflasi terjadi ketika jumlah mata uang di pasar melebihi permintaan.

Mata uang fiat (sebagai mata uang tradisional/fisik) tidak memiliki persediaan maksimum. Pemerintah dan Bank Sentral dapat bertemu dan menciptakan pendanaan baru yang mereka anggap sesuai. Masalah dengan pendekatan ini adalah bahwa pemerintah terkenal karena membiarkan percetakan liar untuk menutupi pengeluaran seperti infrastruktur dan perang.

Bitcoin tidak mengalami inflasi yang tak terkendali karena memiliki persediaan terbatas hanya 21 juta koin. Pasokan yang dibatasi ini diperkenalkan ke pasar dalam interval waktu yang teratur. Dengan cara ini, Bitcoin memberi dunia mata uang cadangan global yang jauh lebih prediktif daripada sistem lain yang ada.

Transparansi

Fungsi Bitcoin pada protokol inti transparansi. Blockchain publik memungkinkan semua orang di jaringan untuk melihat setiap transaksi secara real-time. Tidak ada satu Bitcoin pun yang bergerak melintasi jaringan tanpa orang-orang memiliki kemampuan untuk melacaknya. Transparansi ini memungkinkan Bitcoin untuk memisahkan diri dari pasar lain di dunia. Bitcoin adalah pasar terdesentralisasi pertama yang ditentukan oleh penawaran dan permintaan.

Privasi

Selain memberikan lebih banyak transparansi, Bitcoin juga mampu memberikan lebih banyak privasi. Bitcoin menghilangkan nama akun dan sebaliknya, Anda mengandalkan dua kunci. Kunci pertama adalah kunci publik Anda. Ini adalah kunci yang Anda berikan kepada orang lain untuk mengirimi Anda Bitcoin. Kunci kedua adalah kunci pribadi Anda. Inilah cara Anda mengirim Bitcoin. Jangan pernah memberikan kunci ini kepada siapa pun. Jika Anda melakukannya, mereka dapat mengambil semua Bitcoin Anda dan Anda tidak dapat melakukan apa pun.

Sensor

Sensor adalah masalah penting lainnya yang ditangani Bitcoin secara langsung. Jaringan terdesentralisasi secara historis sulit untuk disensor. Misalnya, pikirkan platform streaming video favorit Anda. Itu adalah bentuk lain dari jaringan terdesentralisasi. Ini memungkinkan Anda untuk bertemu orang lain secara online dan memperdagangkan data, apa pun itu.

Bitcoin serupa dalam banyak hal. Ini memungkinkan siapa saja untuk bertemu dan bertukar nilai. Semua transaksi Bitcoin terjadi dalam proses peer-to-peer langsung. Karena tidak ada perantara, regulator, atau pihak lain yang terlibat, tidak ada yang menyensor hak Anda untuk membelanjakan crypto Anda sesuka Anda.

Bagaimana Cara Kerja Bitcoin (BTC)

Cara Kerja Bitcoin

Menabung Bitcoin untuk Masa Depan

Bitcoin berhasil di mana mata uang virtual sebelumnya gagal karena pengenalan teknologi blockchain. Blockchain adalah jaringan komputer yang terdesentralisasi. Rantai komputer ini memanfaatkan seluruh daya komputasi jaringan agar tetap aman.

Transaksi Bitcoin dikelompokkan ke dalam blok. Ini adalah blok yang membuat rantai transaksi, yaitu Blockchain. Mata uang blockchain memperkenalkan stempel waktu ke dalam persamaan mereka untuk membuatnya tidak dapat diubah. Stempel waktu ini adalah bagaimana Satoshi Nakamoto mampu mengalahkan masalah kuno yang dihadapi oleh mata uang virtual, pembelanjaan ganda.

Double Spend Quagmire

Upaya sebelumnya pada mata uang virtual hampir berhasil tetapi akhirnya gagal karena masalah pembelanjaan ganda. Masalah pembelanjaan ganda adalah bagaimana menghentikan peretas menghabiskan cryptocurrency dua kali selama transaksi. Di dunia material, ini bukanlah masalah. Seseorang memberi Anda uang tunai dan mereka tidak memilikinya dan Anda memilikinya. Di dunia digital, peretas dapat mengirimi Anda mata uang virtual dan saat transaksi itu diproses, kirim ulang transaksi serupa sebelum sistem mengenali duplikasi. Nakamoto dengan cerdik menambahkan stempel waktu ke setiap blok transaksi. Stempel waktu ini kemudian digunakan dalam kode kriptografi di blok berikut.

Menambang Bitcoin (BTC)

Transaksi di blockchain Bitcoin menerima persetujuan dari node, juga dikenal sebagai “penambang.” Setelah blok transaksi menerima persetujuan, itu akan ditambahkan ke rantai transaksi untuk membentuk blockchain. Yang penting, penambang menerima hadiah karena mengamankan jaringan. Awalnya, hadiah ini ditetapkan sebesar 50 Bitcoin. Hadiah ini ditetapkan menjadi setengah setiap 210.000 blok.

Rata-rata, proses ini memakan waktu sekitar 4 tahun. Pada 2012, paruh pertama terjadi. Itu membawa hadiah penambangan Bitcoin turun menjadi 25 BTC. Kemudian, pada tahun 2016 yang lain terjadi. Ini meninggalkan penambang menerima 12,5BTC. Halving terbaru terjadi pada 11 Mei 2020 dan hasilnya turun menjadi 6,25BTC. Analis memperkirakan pada tingkat ini, imbalan penambangan terakhir akan terjadi sekitar tahun 2140.

Mengapa Begitu Banyak Kekuatan

Anda sering mendengar orang mengeluh bahwa jaringan Bitcoin haus kekuasaan. Alasan mengapa Bitcoin membutuhkan begitu banyak daya berkaitan dengan pengaturan penambangannya. Dalam algoritme Proof-of-Work (PoW), hanya satu penambang yang dapat menambahkan transaksi ke blockchain. Untuk menentukan node mana yang mendapat kehormatan ini, setiap node bersaing untuk menyelesaikan rumus matematika tingkat lanjut. Rumus ini dikenal sebagai persamaan SHA-256

SHA-256

SHA-256

SHA-256 adalah persamaan yang sangat kompleks yang mengharuskan komputer melenturkan semua daya pemrosesannya. Persamaan ini sangat sulit sehingga lebih masuk akal bagi komputer untuk menghasilkan tebakan acak daripada mencoba persamaan secara langsung. Khususnya, jawaban persamaan harus dimulai dengan empat angka nol agar valid. Diperlukan waktu sekitar 10 menit untuk menyelesaikan proses ini.

Penyesuaian Kesulitan

Semakin banyak kemacetan di jaringan Bitcoin, semakin sulit persamaannya. Mekanisme penyesuaian kesulitan ini membantu Bitcoin mempertahankan pasokan moneter prediktifnya. Karena pengenalan penambang kelas atas seperti ASIC (Sirkuit Terpadu Khusus Aplikasi), kesulitan menambang Bitcoin telah mencapai ketinggian baru. Chip ini ribuan kali lebih cepat daripada PC dalam menyelesaikan persamaan SHA-256. Sungguh, protokol akan membutuhkan lebih banyak angka nol di awal jawaban. Manuver ini meningkatkan kesulitan persamaan.

Manfaat Bitcoin (BTC)

Investasi di Cryptocurrency Menjanjikan

Bitcoin memperkenalkan beberapa manfaat luar biasa ke pasar. Pertama, Bitcoin adalah ekosistem yang aman. Transaksi Anda selesai dengan cara peer-to-peer. Semakin sedikit perantara yang terlibat, semakin hemat biaya dan semakin cepat transaksinya. Inilah sebabnya mengapa Bitcoin jauh lebih murah untuk dikirim secara internasional daripada mata uang fiat.

Anda dapat mengirim jutaan dalam Bitcoin dalam hitungan menit dan untuk sebagian kecil dari biaya pengiriman dalam jumlah yang sama dalam mata uang fiat. Bitcoin merampingkan pembayaran internasional dengan cara yang sebelumnya tidak terbayangkan. Pusat pembayaran pengiriman uang Bitcoin adalah contoh sempurna tentang bagaimana cryptocurrency ini telah membantu memberi manfaat bagi dunia.

Bitcoin tidak terikat dengan pemerintah mana pun dan oleh karena itu tidak terikat pada sanksi atau batasan lain yang dikenakan pada mata uang fiat. Orang-orang dapat membelanjakan Bitcoin mereka tanpa memikirkan politik. Sifat desentralisasi jaringan blockchain Bitcoin membuat pemerintah tidak mungkin untuk menutupnya.

Siapa yang Menciptakan Bitcoin (BTC)?

Sementara nama di balik whitepaper Bitcoin menyatakan Satoshi Nakamoto, belum ada yang melangkah maju dan membuktikan bahwa mereka memang pencipta Bitcoin. Banyak orang telah menyatakan bahwa mereka adalah Nakamoto, tetapi belum ada yang dapat memindahkan 1 juta BTC asli yang ditambang oleh pengembang di masa-masa awalnya. Kurangnya bukti substansial telah menyebabkan teori konspirasi mengalami keretakan.

Dalam satu contoh khusus, seorang programmer komputer dan Bitcoiner awal bernama Craig Wright maju mengklaim bahwa dia adalah Nakamoto. Dia bahkan mencoba mengajukan Copywrite pada nama Bitcoin. Namun, ketika tiba waktunya untuk membuktikan bahwa dia adalah Nakamoto, dia tidak dapat memberikan bukti apa pun yang mengaitkannya dengan jutaan BTC yang tidak tergerak itu.

Ada juga contoh di mana seseorang disalahartikan sebagai Nakamoto. Newsweek merenggut nyawa seorang pria setelah salah menerbitkan bahwa dia adalah pencipta Bitcoin. Pria ini, Dorian Nakamoto membantah ada hubungannya dengan proyek tersebut. Saat ini, wajahnya berdiri sebagai gambar simbolis yang mewakili Satoshi Nakamoto.

Dompet Perangkat Keras Bitcoin (Hardware Wallet)

Jika Anda ingin melakukan investasi besar dalam BTC atau jika Anda berencana untuk HODLing crypto ini untuk jangka waktu yang lama, dompet perangkat keras adalah pilihan terbaik. Dompet perangkat keras menyimpan kripto Anda secara offline di “penyimpanan dingin”. Strategi ini membuat ancaman online tidak mungkin mengakses kepemilikan Anda. Ledger Nano S atau Ledger Nano X yang lebih canggih keduanya mendukung Bitcoin (BTC).

Investasi di Bitcoin adalah Pilihan Terbaik

Anda telah memahami bagaimana cara beli Bitcoin via eToro dan Capital. Anda juga telah dijelaskan apa itu Bitcoin dan apa solusi yang ditawarkan, mengapa Bitcoin menarik. Pada dasarnya, investasi di Bitcoin merupakan pilihan yang tepat. Pasalnya, Bitcoin mampu menekan inflasi, layaknya seperti aset emas. Selain itu, harga Bitcoin tidak terpengaruh oleh kondisi perekonomian yang menjadi momok menakutkan bagi instrumen lain, seperti saham. Buktinya, ketika terjadi Covid-19, harga Bitcoin justru semakin melambung sedangkan instrumen saham malah hancur.

Meskipun Bitcoin masih ditentang oleh bank sentral, faktanya Bitcoin terus mendapatkan suntikan kepercayaan daya pasar. Beberapa korporasi besar dan kecil sudah mulai menggunakan Bitcoin, bukan hanya sekadar instrumen trading/investasi, melain juga sebagai alat pembayaran. Rasanya wajar kalau bank sentral menganggap Bitcoin ilegal. Pasalnya, mata uang digital tersebut diyakini akan mengalahkan dominasi Dollas AS sebagai mata uang patokan dunia. Meskipun harga Bitcoin hari ini sudah menyentuh level Rp 800 jutaan per keping, bukan berarti potensi pertumbuhan di masa depan semakin kecil. Justru, ini baru permulaan sehingga tidak ada kata terlambat untuk investasi Bitcoin.

Beli Bitcoin

Pertanyaan Sering Diajukan

1. Apa itu Bitcoin?

Bitcoin adalah mata uang digital dengan sisitem desentralisasi (tidak terpusat) dan memakai teknologi blockchain dalam membukukan transaksinya.

2. Apakah Bitcoin ilegal?

Perdagangan Bitcoin di dunia dan khususnya di Indonesia tidak ilegal dan dapat dilakukan via exchange atau platform yang menyediakan instrumen aset kripto seperti eToro dan Capital. Namun, di Indonesia Bitcoin dianggap legal oleh Bank Indonesia khususnya sebagai alat pembayaran. Ini hal yang wajar, pasalnya Bitcoin tidak diatur oleh siapapun termasuk pemerintah dan BI, jadi sulit untuk mengontrol atau mengintimidasi Bitcoin.

3. Apakah investasi Bitcoin Aman?

Investasi crytocurrency seperti Bitcoin dan lainnya adalah aman, asalkan Anda memilih platform crypto yang resmi dan kredibel, misalnya seperti eToro dan Capital. Selain itu, berbagai perusahaan besar, seperti Telsa, BNY Mellon, Mastercard, dan Blackrock, juga telah berinvestasi di Bitcoin dan mendukung sepenuhnya mata uang virtual tersebut.

4. Apa solusi yang ditawarkan Bitcoin?

Bitcoin adalah jaringan konsensus yang dapat mewujudkan sistem pembayaran baru dan mata uang digital sepenuhnya. Ini adalah jaringan pembayaran peer-to-peer terdesentralisasi pertama yang didukung oleh penggunanya tanpa otoritas atau perantara pusat. Dari sudut pandang pengguna, Bitcoin hampir seperti uang tunai yang digunakan di Internet.

5. Berapa harga Bitcoin hari ini?

Harga 1 keping Bitcoin hari ini berada di level $55.850 atau dalam rupiah setara IDR 803 juta per keping. Secara year-to-date, harga Bitcoin telah melesat sangat signifikan yaitu terapresiasi 90%.

Broker Terbaik Indonesia 2021

  • Broker
  • Info
  • Peringkat
  • Link Buka Akun
  • jual beli lebih dari 2,000 jenis saham
  • Bisa mengikuti cara investor sukses
  • Regulasi terjamin
4.8/5

Reviews

    Reviews

    https://www.sahamok.net/visit/capitalCreate your account
    Hide Reviews
    • $100,000 Akun Demo
    • Copy Trading
    • Saham, Forex & Bitcoin
    5/5

    Reviews

      Reviews

      https://www.sahamok.net/visit/etoroCreate your account
      Hide Reviews
      • $1000 No Deposit Bonus
      • Registrasi tanpa verifikasi
      • Broker Forex profesional #1 se-Asia
      4.5/5

      Reviews

        Reviews

        https://www.sahamok.net/visit/instaforexCreate your account
        Hide Reviews
        • 50% Deposit Bonus
        • Lowest Spreads
        • 1 USD = 10,000 RP
        5/5

        Reviews

          Reviews

          https://www.sahamok.net/visit/octafxCreate your account
          Hide Reviews